Medialabuanbajo.com,- Universitas Warmadewa (Unwar) mematangkan persiapan pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa yang akan digelar pada Juli mendatang di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Program ini difokuskan di kawasan penyangga destinasi wisata internasional Labuan Bajo dengan tujuan mendorong pemberdayaan masyarakat pesisir.
Sebagai bagian dari persiapan, jajaran pimpinan Unwar melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi yang direncanakan menjadi titik pelaksanaan KKN.
Kunjungan dipimpin Rektor Unwar Prof. Dr. Ir. Suranaya Pandit, MP., didampingi Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan Prof. Dr. I Nyoman Sujana, SH., M.Hum., serta Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Dr. Pratiwi Dwi Astuti, SE.,M.Si.,Ak.,CA.

Salah satu lokasi yang ditinjau adalah Kampung Nelayan Merah Putih Warloka Pesisir, Kecamatan Komodo. Kawasan ini dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi masyarakat berbasis kelautan sekaligus menjadi wilayah penyangga pengembangan pariwisata Labuan Bajo.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan Unwar, Prof. I Nyoman Sujana mengatakan, program KKN memiliki peran strategis dalam memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus memahami kondisi sosial masyarakat secara langsung.
“KKN merupakan ruang pembelajaran yang mempertemukan ilmu pengetahuan dengan realitas kehidupan masyarakat. Mahasiswa belajar mengembangkan kepekaan sosial, tanggung jawab moral, serta kemampuan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat,” ujarnya saat peninjauan di Kampung Nelayan Merah Putih Warloka Pesisir, Jumat (13/3).
Ia menambahkan, pelaksanaan KKN di Manggarai Barat diharapkan mampu mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi lokal, edukasi sosial dan hukum, hingga pengembangan potensi pariwisata berbasis kearifan lokal.
Sementara itu, Rektor Unwar Prof. Suranaya Pandit menegaskan program KKN merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan yang membawa gagasan, inovasi, serta semangat pengabdian untuk mendukung pembangunan masyarakat.
“Mahasiswa diharapkan mampu hadir di tengah masyarakat dengan membawa solusi dan ide inovatif yang dapat mendorong pembangunan daerah berbasis potensi lokal,” ujarnya.
Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, M.Kes., menyambut baik rencana pelaksanaan KKN mahasiswa Unwar di wilayahnya.
Ia mengapresiasi kunjungan Rektor Unwar beserta jajaran yang juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) serta koordinasi terkait lokasi pelaksanaan KKN.
Menurutnya, Kabupaten Manggarai Barat saat ini terus mengembangkan sektor pariwisata yang turut mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Bahkan, PAD Manggarai Barat menjadi yang terbesar di antara kabupaten di Nusa Tenggara Timur, salah satunya didukung pemasukan dari pajak hotel di kawasan pariwisata.
Ia berharap program KKN mahasiswa dapat berkontribusi dalam mendukung pembangunan desa, baik melalui penguatan sektor pariwisata maupun bidang lainnya. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat berkolaborasi dengan mahasiswa melalui berbagai program kerja yang dilaksanakan selama KKN berlangsung.
Program KKN ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)












