Medialabuanbajo.com,- Prestasi membanggakan kembali ditunjukkan atlet muda dari Manggarai Barat di kancah nasional. Dalam Kejuaraan Nasional Taekwondo Junior dan Cadet yang berlangsung di Samarinda, Kalimantan Timur, kontingen daerah ini berhasil menembus fase delapan besar, sebuah capaian yang menegaskan potensi besar atlet lokal di level kompetisi nasional.
Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Manggarai Barat, Basilius Sardi Jeramat, menyampaikan apresiasi atas kerja keras para atlet yang mampu bersaing dengan wakil-wakil terbaik dari berbagai provinsi.
Menurutnya, hasil ini bukan sekadar angka, tetapi bukti konkret bahwa pembinaan yang konsisten mulai menunjukkan hasil.
Di nomor junior putra kelas under 45 kilogram, atlet Manggarai Barat tampil meyakinkan. Ia mencatat kemenangan penting dengan menundukkan lawan-lawan tangguh dari Kalimantan Barat dan Jawa Tengah, yang dikenal sebagai daerah dengan tradisi kuat di cabang taekwondo.
Hasil tersebut mengantarkannya melangkah ke babak delapan besar sebelum menghadapi atlet dari Sulawesi Tengah di fase berikutnya.
Sementara itu, di sektor putri, Julia yang turun di kelas 59 kilogram juga memperlihatkan performa kompetitif. Ia berhasil menembus delapan besar sebelum langkahnya terhenti oleh atlet asal Jawa Timur yang tampil solid.
Basilius menilai capaian ini menjadi indikator bahwa atlet Manggarai Barat memiliki kualitas teknik dan mental bertanding yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia menegaskan bahwa dengan pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan, peluang untuk meraih prestasi yang lebih tinggi terbuka lebar.
“Ini menunjukkan bahwa anak-anak Manggarai Barat mampu bersaing di level nasional. Mereka punya mental dan kemampuan. Ini kebanggaan bagi daerah dan Nusa Tenggara Timur,” ujarnya Sabtu (25 April 2026).
Pihak kontingen juga mengungkapkan rasa bangga atas semangat juang para atlet yang tetap tampil maksimal di tengah ketatnya persaingan. Menembus delapan besar dinilai sebagai fondasi penting untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya, baik di tingkat regional maupun nasional.
Ke depan, kontingen berharap hasil ini menjadi pemicu peningkatan pembinaan atlet, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya prestasi yang lebih besar. Targetnya tidak hanya sekadar berpartisipasi, tetapi mampu menembus podium dan membawa nama Manggarai Barat semakin dikenal di dunia olahraga.
Sebagai informasi, Kejuaraan Nasional Taekwondo Junior dan Cadet di Samarinda merupakan turnamen kategori Grade A yang memiliki tingkat persaingan tinggi.
Ajang ini juga menjadi tolok ukur penting dalam melihat perkembangan atlet muda Indonesia sekaligus menambah pengalaman bertanding di level elite nasional. (*)












