Berita  

Anak Muda Ruteng Temukan Ruang Berkembang Melalui Pelayanan Gereja

Medialabuanbajo.com,– Gereja tidak hanya menjadi tempat peribadatan, tetapi juga ruang pembentukan karakter, pengembangan potensi, dan pemberdayaan generasi muda.

Hal itu terlihat di Paroki Kristus Raja Mbaumuku, Ruteng, yang menjadikan Orang Muda Katolik (OMK) sebagai wadah bagi kaum muda untuk bertumbuh, berkarya, dan mengambil peran dalam kehidupan gereja maupun masyarakat.

Paroki Kristus Raja Mbaumuku memberikan ruang yang luas bagi keterlibatan kaum muda dalam berbagai kegiatan pelayanan. Pastor Paroki Kristus Raja Mbaumuku, Rm. Ardus, mengatakan bahwa keterlibatan anak muda menjadi salah satu perhatian utama dalam pengelolaan paroki.

“Kami sudah menyiapkan ruang bagi anak muda dan melibatkan mereka secara langsung, termasuk dalam kepengurusan Dewan Paroki. Ada Seksi Kepemudaan yang secara khusus mendampingi mereka. Gereja harus menjadi tempat yang ramah bagi orang muda,” ujar Rm. Ardus.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda merupakan bagian penting dalam mempersiapkan keberlanjutan kepemimpinan gereja. Ia menilai bahwa anak muda membutuhkan pendampingan agar potensi yang dimiliki dapat berkembang secara terarah.

“Tongkat estafet tidak boleh diserahkan begitu saja, tetapi harus dipersiapkan dengan matang. Anak muda adalah penerus, sehingga mereka perlu dibentuk melalui pengalaman pelayanan,” katanya.

Dalam pelaksanaan program, paroki memberikan kesempatan kepada OMK untuk menyusun kegiatan secara mandiri. Ide dan rencana yang dibuat oleh anak muda kemudian dikembangkan bersama dan dimasukkan dalam agenda resmi paroki.

Selain aktif dalam kegiatan liturgi dan pelayanan gereja, OMK Paroki Kristus Raja Mbaumuku juga mengembangkan kegiatan pemberdayaan ekonomi. Salah satunya melalui budidaya sayuran dan pemeliharaan ayam petelur dengan memanfaatkan lahan yang disediakan oleh gereja.

Ketua OMK Paroki Kristus Raja Mbaumuku, Petrus Kanisius Rio Tangi, mengatakan keterlibatannya dalam pelayanan sejak 2019 memberikan banyak pengalaman berharga, terutama dalam kepemimpinan dan pengelolaan organisasi.

“Motivasi utama saya melayani adalah keinginan untuk mengabdi kepada Tuhan sekaligus membangun ruang bagi anak muda agar dapat berkumpul dan berkembang bersama,” ujar Rio.

Sebagai mahasiswa jurusan Peternakan di UNIKA, Rio mengaku kegiatan OMK menjadi kesempatan baginya untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.

“Kami memanfaatkan lahan gereja untuk menanam sayuran dan memelihara ayam petelur. Hasil panen dan penjualan telur digunakan untuk mendukung kegiatan OMK. Lebih dari sekadar mencari pemasukan, kegiatan ini melatih kami mengelola usaha, bekerja sama, dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Menurut Rio, pengalaman pelayanan memberikan dampak positif terhadap perkembangan pribadinya. Ia belajar mengatur waktu, memimpin tim, menyusun program kerja, serta mengelola keuangan organisasi.

“Pelayanan membuat saya lebih disiplin, sabar, dan mampu membangun relasi dengan banyak orang. Pengalaman ini juga membantu saya dalam studi dan kehidupan sosial,” tuturnya.

Dalam perjalanan organisasi, OMK juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan modal, perbedaan kesibukan anggota, serta proses menyatukan pandangan dalam tim. Namun, dukungan gereja dan semangat kebersamaan menjadi kekuatan untuk terus berkembang.

Rm. Ardus melihat adanya perubahan positif pada anak muda yang aktif dalam pelayanan. Menurutnya, mereka semakin memiliki rasa tanggung jawab dan mampu mengambil inisiatif dalam berbagai kegiatan.

“Mereka mulai memahami apa yang harus dilakukan tanpa harus selalu diarahkan. Nilai kepemimpinan, kerja sama, dan semangat melayani terbentuk melalui proses yang panjang,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan dalam gereja membantu anak muda mengembangkan kemampuan sosial dan manajemen waktu yang baik.

“Anak muda yang aktif biasanya lebih terbiasa memegang tanggung jawab, baik di gereja, sekolah, maupun kampus,” ujarnya.

Menghadapi tantangan zaman ketika sebagian anak muda lebih banyak beraktivitas secara individual, Paroki Kristus Raja Mbaumuku terus berupaya menghadirkan pendampingan yang relevan agar gereja tetap menjadi ruang yang menarik bagi generasi muda.

Rm. Ardus mengajak kaum muda untuk tidak ragu mengambil bagian dalam pelayanan.

“Jangan pernah lelah untuk berbuat baik. Bagi anak muda di Ruteng dan mahasiswa UNIKA, mari bergabung dalam OMK karena di sini ada ruang untuk berkembang dan berkarya,” pesannya.

Rio juga mengajak generasi muda untuk berani terlibat.

“Pelayanan bukan beban, tetapi kesempatan untuk bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Di sini kita bisa bertemu banyak orang, mengembangkan bakat, dan menerapkan ilmu yang kita miliki,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *