Berita  

NasDem Mabar Perkuat Basis Pesisir dan Kepulauan

Medialabuanbajo.com,- Semangat restorasi menggema saat DPD Partai NasDem Manggarai Barat melantik pengurus wilayah pesisir dan kepulauan, Kamis (21/5/2026). Bertempat di Hotel Pelangi, Labuan Bajo, ratusan kader dan simpatisan hadir mengenakan atribut biru khas NasDem.

Pelantikan ini menjadi langkah konsolidasi partai untuk memperkuat struktur hingga ke akar rumput jelang Pemilu 2029.

Prosesi dipimpin langsung Ketua DPD NasDem Manggarai Barat Yopi Widyanti, didampingi Sekretaris DPD Andy Rizky Nur Cahya. Turut hadir Ketua DPW NasDem NTT yang juga Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, anggota DPRD, serta jajaran pengurus DPW dan DPD.

Suasana berlangsung meriah dengan yel-yel kemenangan yang beberapa kali menggema di ruangan. Puncak acara terjadi saat Yopi menyerahkan panji-panji partai kepada Ketua Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) sebagai simbol penguatan struktur hingga wilayah terpencil.

“Kami siap memperjuangkan restorasi Indonesia di pesisir dan kepulauan Manggarai Barat,” tegas pengurus ranting Haji Taming, disambut tepuk tangan kader.

Totalitas Menuju 2029

Sekretaris DPD Andy Rizky Nur Cahya menekankan peran penting pengurus ranting sebagai ujung tombak kemenangan partai karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“NasDem punya harapan besar membangun kekuatan dari akar rumput. Kita harus tunjukkan totalitas, militansi, loyalitas, dan kesetiaan terhadap partai,” ujar Andy. Ia mengingatkan perjuangan ke depan tidak mudah, tapi kader harus tetap solid.

“Pondasi kita kuat. Saya harap birunya NasDem berkibar di seluruh Manggarai Barat,” lanjutnya.

Seruan Andy untuk memenangkan NasDem pada Pemilu 2029 langsung dijawab kompak “siap” oleh ratusan kader.

Kader Harus Hadir untuk Rakyat

Yopi Widyanti mengapresiasi semangat kader pesisir dan kepulauan yang dinilai menjadi garda terdepan penguatan partai. Ia meminta struktur ranting menjaga komunikasi solid dengan DPC, DPD, dan fraksi.

“Kader ranting harus hadir dan bekerja nyata untuk rakyat. Jangan hanya turun saat menjelang pemilu, tapi hadir dan melayani setiap saat,” kata Yopi.

Ia juga meminta kader aktif menyerap kebutuhan masyarakat dan turun langsung ke lapangan.

“Kehadiran NasDem harus dirasakan lewat kerja nyata, bukan sekadar aktivitas menjelang pesta demokrasi,” tegasnya.

Menutup sambutan, Yopi mengucapkan selamat kepada pengurus yang dilantik dan meminta mereka menjalankan tugas dengan tanggung jawab, dedikasi, dan loyalitas.

“Perjalanan kita tidak selalu mulus. Tapi dengan kerja sama, gotong royong, dan niat tulus, mari kita kibarkan panji-panji NasDem di seluruh pesisir dan kepulauan Manggarai Barat,” ujarnya.

Sementara Ketua DPW Partai NasDem NTT, Edistasius Endi mengungkapkan bahwa penguatan struktur partai di wilayah pesisir dan kepulauan bukan sekadar agenda organisasi, melainkan strategi membangun fondasi politik jangka panjang. Ia menilai kawasan pesisir selama ini belum maksimal tersentuh konsolidasi politik dan pembangunan.

“Di era saya memimpin NasDem di Manggarai Barat maupun di era Ibu Yopi, masih ada ruang kosong terutama di wilayah pesisir dan kepulauan. Tetapi saya yakin, dengan pelantikan hari ini, NasDem di pesisir akan semakin kuat,” ujarnya.

Karena itu, NasDem mulai memperkuat basis akar rumput sebagai langkah menghadapi Pileg, Pilkada, Pilgub hingga Pilpres 2029.

Edi Endi juga menekankan pentingnya keberanian politik untuk mendorong putra-putri terbaik Manggarai Barat tampil di level nasional. Ia mengajak generasi muda dan perempuan mengambil bagian dalam perjuangan politik demi masa depan daerah.

Selain itu, Edi Endi juga mulai membangun pesan politik tentang pentingnya pemerataan pembangunan antara wilayah daratan, pesisir, dan kepulauan.

Ia menilai masyarakat di wilayah terpencil masih membutuhkan perhatian serius negara, baik dalam akses ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun infrastruktur dasar. Karena itu, kehadiran wakil rakyat asal daerah dinilai penting agar persoalan masyarakat pesisir dapat diperjuangkan langsung di tingkat nasional.

Edi Endi pun mengingatkan bahwa perubahan tidak akan hadir tanpa keberanian untuk tampil dan memperjuangkan rakyat.

“Kita tidak cukup hanya menjadi penonton dalam demokrasi. Kita harus hadir sebagai pelaku perubahan,” tegasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *